info@pahtsung.sch.id 021 - 22522237

SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI SMP

SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI

Developing Minds : Helping Teen Feel Calm, Confident and Cope With Challenges

 

 

 

Setiap tahunnya Sekolah Pah Tsung memfasilitasi siswa dan orangtua melalui pemberian seminar dengan tema – tema yang menarik dan sangat bermanfaat. Dalam hal ini sekolah Pah Tsung sering berkerjasama dengan instansi – instansi tertentu dan memanggil pembicara – pembicara yang berkompeten dibidangnya. Acara seminar kali ini sekolah Pah Tsung bekerjasamaa dengan ‘ Sahabat Orangtua dan Anak ( SOA )’ yang telah banyak membantu perkembangan remaja.

            Seminar tersebut berlangsung pada Rabu, 30 September 2020 dan diberikan kepada siswa/I SMPS Pah Tsung. Seminar kali ini bertema “Developing Minds : Helping Teen Feel Calm, Confident and Cope With Challenges”, tema yang sangat membantu para siswa SMP Pah Tsung dapat membangun motivasi selama belajar online atau PJJ. Pembicara pada seminar kali ini adalah Kakak Hanlie Muliani, M.Pd, Psikolog Bersama kakak William dan kakak Fransiska. Seminar ini dihadiri siswa dan siswi SMPS Pah Tsung, beserta guru – guru. Kak Hanlie dan teman – temannya ini sangat berkompeten untuk membantu perkembangan karakter remaja dan memotivasi anak – anak remaja agar menjadi lebih baik.

            Seminar dimulai dengan permainan tebak kata dan dilanjutkan dengan materi seminar oleh Kak William. Materi pertama yang diberikan yaitu tentang ‘Resilience and Goal Setting’. Materi ini menjelaskan bahwa sebagai remaja yang memiliki tanggung jawab sebagai pelajar, pasti menghadapi banyak tantangan dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, siswa/i diajak untuk tetap memiliki target (goal setting) dan daya tahan yang kuat tahan menghadapi berbagai tantangan yang ada.  Kak William juga menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis orang dalam mencapai  Goal,  yang pertama adalah jenis orang yang sudah terlena di zona nyaman yang disebut dengan quitter , kedua yang disebut camper yaitu kumpulan orang  yang bersemangat tinggi tapi ketika menghadapi kesulitan mereka akan menyerah ditengah jalan, dan yang terakhir disebut dengan climber adalah orang yang banyak dikagumi banyak orang dan biasanya berjumlah sedikit karena orang – orang ini akan berjuang untuk tujuan hidupnya dengan sepenuh hati. Jadi setiap usaha sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang baik dan tentunya harus mampu menghadapi emosi negatif tanpa keluhan yaitu memotivasi diri sendiri dan memanajeman emosi negatif dengan baik.

             

 

Sesi berikutnya pematerinya adalah kak Hanlie,yaitu tentang Pilihan Hidup. Pilihan hidup itu sifatnya netral dan setiap pilihan mempunyai konsekuensi yang harus dijalani. Tentunya kita diharapkan memilih yang terbaik untuk kita karena pada saatnya nanti remaja tidak akan terus menjadi remaja tapi akan bertumbuh dan menjadi mandiri dan bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri. Untuk dapat menjadi mandiri perlu mengembangkan lima aspek, yang pertama adalah phisik dengan memakan makanan yang bergizi, kedua adalah pikiran atau otak dengan mengembangkan kemampuan otak melalui sekolah dan menambah ilmu karena dengan ilmu yang banyak kita bisa hidup secara mandiri. Ketiga adalah spiritual yaitu apapun agamanya kita perlu beribadah dengan baik. Keempat adalah emosi yaitu bagaimana mengelola emosi menghadapi segala tantangan dengan baik dan tenang, sedangkan yang terakhir adalah sosial yaitu bagaimana berelasi dengan guru dan teman dengan baik. Perkembangan otak manusia terbagi menjadi empat yang ditunjukkan dengan warna dari kuning merah kebiruan pada usia 5 tahun, berwarna kuning dan merah yang semakin pudar dan didominasi warna biru  pada usia pre teen, warna dominasi biru keunguan adalah usia teen dimana masih memerlukan dampingan dan bimbingan orang tua dan guru, dan berwarna biru dominasi ungu dimana orang sudah terlatih menjadi mandiri. Dan dalam otak terdapat satu kemampuan yang sangat penting yaitu kemampuan fungsi eksekutif otak yaitu keterampilan yang diperlukan untuk menjalani kehidupan. Kemampuan Fungsi sksekutif otak harus dilatih untuk menjalani kehidupan agar bisa mencapai goal atau tujuan.

 

 

Beberapa aspek yang ada dalam kemampuan fungsi eksekutif adalah yang pertama perencanan dan pengaturan dimana setiap yang akan kita jalani perlu diatur dan drencanakan dengan baik. Aspek kedua adalah kontrol diri dan emosi dimana kita harus dengan baik mampu melatih kemampuan mengontrol emosi dengan baik agar dapat mencapai tujuan. Aspek yang ketiga adalah fokus dimana kita harus mampu fokus pada tujuan. Usia remaja adalah golden period kedua yang dilalui manusia dimana kita harus mampu melatih kemampuan fungsi eksekutif. Dan akhirnya adalah pilihan ada di tangan kita sebagai remaja untuk menjadi orang yang dipilih dan kita adalah penentu pilihan hidup kita sendiri.