info@pahtsung.sch.id 021 - 22522237

        SMA Pah Tsung menerapkan Kurikulum 2013  (revisi tahun 2018) dengan struktur kurikulum yang terdiri dari mata pelajaran wajib, peminatan, lintas minat, dan kegiatan pengembangan diri dengan penjabaran muatan kurikulum yang mengakomodasi pencapaian profil lulusan yang prima dalam ilmu, karakter, dan kompetensi penguasaan tiga bahasa (bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin). Berikut adalah fokus muatan kurikulum yang dijalankan oleh SMA Pah Tsung tahun pelajaran 2020/2021:

1. Mata pelajaran Pendidikan Agama & Budi Pekerti

elaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama & Budi Pekerti mencakup 5 (lima) agama yakni agama Islam, Katolik, Kristen, Budha, dan Hindu. Mata pelajaran Pendidikan Agama & Budi Pekerti dilaksanakan secara bersamaan dimana peserta didik melakukan moving class (berpindah kelas) sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

2. Mata Pelajaran Bahasa Mandarin

Guna mencapai kompetensi penguasaan bahasa Mandarin yang baik dimana target pencapaian lulusan SMA adalah HSK 4-5, maka kegiatan pembelajaran bahasa Mandarin dilaksanakan dengan jumlah tatap muka sebanyak 6 (enam) jam pelajaran setiap minggu dan terbagi dalam tiga level kelas yang berjalan secara paralel. Kelas bahasa Mandarin dibagi menjadi kelas HSK 2, HSK 3, dan HSK 4. Tes bahasa Mandarin berstandar internasional (HSK) akan dilaksanakan saat peserta didik berada di kelas XII.

3. Mata Pelajaran Bahasa Inggris

Pencapaian kompetensi peserta didik dalam penguasaan bahasa Inggris berfokus kepada penguasaan 4 (empat) aspek keterampilan (skills) yakni reading, writing, listening, dan speaking. Hal ini diimplementasikan dengan adanya pembagian konsentrasi kelas. Setiap minggu, peserta didik mendapatkan jam tatap muka untuk reading & vocabulary class, writing & grammar class, serta listening & speaking class. Sekolah melaksanakan tes Cambridge English Qualifications setiap tahun untuk peserta didik kelas XI.

4. Kegiatan Pembiasaan Diri

Sebagai salah satu bagian dari pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) peserta didik, maka beberapa kegiatan pembiasaan diri antara lain menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Pah Tsung, pembacaan Dì Zi Gui (budi pekerti), doa pagi, dan briefing wali kelas dilaksanakan setiap pagi hari. Selain itu, peserta didik juga mengikuti kegiatan rutin bulanan seperti ibadah bersama, upacara bendera, morning gym, serta budaya literasi. Kegiatan ibadah bersama dilaksanakan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing peserta didik bersama dengan para guru. Hal ini bertujuan agar peserta didik semakin mendalami iman kepercayaannya dan menjadi pribadi yang berkarakter religius. Budaya literasi bertujuan untuk mengembangkan minat membaca dan menulis peserta didik. Dengan adanya kunjungan perpustakaan, peserta didik melakukan kegiatan membaca sesuai dengan kesenangan mereka; serta sebagai bentuk dukungan sekolah, pada akhir tahun pelajaran, sekolah menerbitkan buku literasi yang berisi hasil karya tulis peserta didik. Dengan hal ini, diharapkan peserta didik memiliki kecakapan berbahasa yang baik untuk jenjang selanjutnya.

 

Waktu Belajar (Reguler dan PJJ)

Pembagian waktu belajar Tahun Pelajaran 2020/2021 pada kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dapat dilihat pada Tabel 3 berikut ini:

Pembagian Waktu Pelajaran Reguler

Hari: Senin – Jumat

Waktu: 06.40 – 15.15

Kegiatan pembelajaran rata-rata per hari berjumlah sembilan sampai dengan sebelas jam pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler wajib Kepramukaan dimasukkan ke dalam jam pelajaran; sedangkan kegiatan ekstarkurikuler pilihan dilaksanakan setelah jam pulang sekolah mulai hari Rabu sampai dengan Jumat.

Pada masa pandemi, kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dilaksanakan dengan waktu belajar yang sedikit berbeda dari waktu belajar regular. Hal ini dikarenakan sekolah memahami kondisi dan keterbatasan peserta didik untuk belajar secara daring (online) baik dari segi daya dukung teknis dan juga kesehatan peserta didik. Oleh sebab itu, pembagian waktu belajar pada masa PJJ dapat dilihat pada Tabel 4 sebagai berikut:

 

Pembagian Waktu Belajar PJJ

     Hari: Senin – Jumat

Waktu: 07.30 – 13.50 WIB

  

   Kegiatan PJJ dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB dimana peserta didik akan melakukan absen terlebih dahulu di pagi hari selambat-lambatnya pukul 07.00 WIB. Dengan jumlah delapan jam pelajaran setiap harinya, peserta didik mendapatkan rata-rata empat sampai dengan lima jenis mata pelajaran.

Selain Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dilaksanakan juga kegiatan Bimbingan & Konseling (BK), bimbingan wali kelas, serta kegiatan pengembangan diri lainnya seperti seminar siswa, kegiatan life skills, dan ekstrakurikuler soft skills yang memungkinkan untuk dilakukan secara daring. Beberapa kegiatan life skills diberikan kepada peserta didik untuk dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing antara lain mengerjakan pekerjaan rumah tangga, melakukan kegiatan literasi (journaling dan membaca), serta berkreasi bersama anggota keluarga lainnya. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik memiliki kesempatan meluangkan waktu di luar jam belajar untuk mengembangkan hobi dan kecakapan hidup.